Postingan

Tips and Tricks: Cara Mudah Melipat Gamis

Gambar
 Hai akhwati fillah! kita sebagai muslimah pasti tidak asing dengan yang namanya gamis. Bagi banyak muslimah, gamis adalah pakaian andalan untuk berbagai kesempatan- baik itu acara formal, pengajian, hingga kegiatan harian. Tapi, dengan bahan yang panjang dan sering kali licin, menyimpan gamis agar tetap rapi dan tidak kusut bisa jadi tantangan tersendiri.  Nah sqia punya satu tips dan trik melipat gamis agar tetap rapi, hemat ruang, dan praktis saat disimpan dilemari. Disimak baik-baik yaa akhwati fillah!     1. Pilih Tempat yang Rata dan Bersih          Sebelum mulai melipat, pastikan akhwati fillah meletakan gamis di permukaan datar seperti kasur,           meja   atau lantai yang bersih. ini memudahkan proses pelipatan dan mencegah kerutan berlebih.     2. Lipat Ujung Bawah Gamis Menuju ke Kerah     3. Lipat Lengan dan Bawahan Gamis             ...

Story Telling: Antara Sunyi dan Deburan Ombak di Pantai Watu Kodok

Gambar
Aku tidak sedang mencari pantai yang ramai. Bukan juga ingin keramaian warung, suara musik, atau gelak tawa wisatawan yang berseliweran. Hari itu, aku hanya ingin diam sejenak, mendengar suara alam, dan menemukan kembali sesuatu yang sempat hilang dari dalam diri—ketenangan. Itulah kenapa aku memutuskan pergi ke Pantai Watu Kodok , salah satu pantai yang belum terlalu ramai di jajaran pesisir Gunungkidul, Yogyakarta. Nama pantai ini memang unik. "Watu Kodok" berarti “batu katak” karena di salah satu sisinya, ada batu besar yang bentuknya menyerupai kodok duduk menghadap laut.  Perjalanan Menuju Sunyi Perjalanan dari kota Solo memakan waktu sekitar dua setengah jam. Jalanan naik-turun khas perbukitan kapur Gunungkidul menjadi bagian dari perjalanan yang justru aku nikmati. Setibanya di Watu Kodok, aku disambut oleh angin laut dan suara ombak yang menabrak karang. Tak ada tiket masuk, hanya retribusi parkir. Dan yang paling aku suka? Pantai ini masih sangat alami dan sepi. Hany...

Story telling: Sepotong Ketenangan di Umbul Manten

Gambar
  Aku masih ingat jelas pagi itu—udara sejuk, kabut tipis masih menggantung di antara pepohonan saat motor yang aku tumpangi dengan om dan bulik melaju pelan menuju sebuah tempat yang sudah pernah  aku datangi sebelumnya Umbul Manten di Klaten, Jawa Tengah.  Namanya unik. "Umbul" berarti mata air, dan "Manten" berarti pengantin. Katanya, tempat ini punya kisah romantis di balik namanya, tentang sepasang pengantin yang hilang dan dipercaya bersemayam di mata air ini. Tapi hari itu, aku bukan datang untuk mencari kisah mistis—aku (yang masih berusia dibawah lima belas tahun) cuma ingin main air dan bersenang senang.  Sesampainya di Sana... Begitu sampai, aku terburu-buru ingin segera masuk ke air. Tapi, bulik  mengatakan "sebentar ya, kita parkir motor dulu", akupun mengiyakan. Setelah om parkir motor, kita pun mulai jalan sedikit menyusuri jalan setapak dan akhirnya sampai di Umbul Manten. Oiya, umbul manten pun tidak sepersi sekarang yang sudah tersusun ...

Story Telling: Senja Terbaikku di Pantai Wedi Ombo

Pernah engga sih, kamu merasa damai, seakan dunia berhenti sejenak untuk memberikan mu ruang bernapas? itulah yang kurasakan saat pertama kali menginjakkan kaki di Pantai Wedi Ombo , permata tersembunyi di ujung selatan Gunungkidul, Yogyakarta. Hari itu, langit cukup bersahabat. Aku dan tiga temanku berangkat cukup terlambat, yaitu sekitar pukul 14.30 sore dari kota Solo, menempuh perjalanan sekitar dua setengah jam. Jalan menuju pantai sempit, berkelok, dan dikelilingi oleh bukit-bukit kapur yang menjulang serta pohon jati. Tapi semua rasa ingin segera sampai dan takut akan terkena gelap sehingga tidak bisa menikmati keindahan pantai terbayar lunas begitu kami tiba. Kami pun terburu-buru untuk segera menuju bibir pantai.  Begitu sampai pada bibir pantai, suara debur ombak langsung menyambut-keras, tapi menenangkan. Wedi Ombo dalam bahasa Jawa berarti “pasir yang luas”, dan memang pantai ini punya hamparan pasir putih yang cukup lapang untuk bermain, berlarian, atau sekadar rebah...

Review Buku: Tentang Kamu Karya Tere Liye

Gambar
  Judul: Tentang Kamu Penulis: Tere Liye Penerbit: Sabak Grib Terbit: 2021 Jumlah Halaman: 503 halaman ISBN: 978-623-955-456-9 Mungkin beberapa pembaca bingung, Tentang Kamu  cover biru ini ceritanya sama dengan cover kuning kah? atau emang berbeda? baik, aku jelaskan sedikit yaa. isi  Tentang Kamu cover biru sama dengan cover kuning, yang membedakan hanya cover dan penerbit. Cover kuning diterbitkan oleh Republika sedangkan cover biru diterbitkan oleh Sabak Grib. Tahun terbitnya pun beda, Tentang Kamu  sampul kuning terbit tahun 2016 dan sampul biru terbit tahun 2021.  sedikit sinopsis Cerita berpusat pada Zaman Zulkarnaen , seorang pengacara muda asal Indonesia yang bekerja di London. Ia mendapat tugas dari firma hukum ternama untuk menangani warisan milik seorang wanita Indonesia bernama Sri Ningsih , yang meninggal dunia dalam usia lanjut. Zaman harus menelusuri siapa ahli waris sah Sri Ningsih dan menggali latar belakang kehidupannya. Penelusuran ini memb...

Review Buku: Hujan Karya Tere Liye

Gambar
  Judul: Hujan Penulis: Tere Liye Penerbit: Gramedia Pustaka Utama Terbit: 2016 Jumlah Halaman: 320 halama ISBN: 978-602-03-2478-0 Novel hujan karangan Tere Liye adalah sebuah karya fiksi yeng membahas tema cinta, kehilangan dan harapan. Ceritanya berfokus pada tokoh utama bernama Lail, seorang gadis muda yang kehilangan segalanya karna bencana dasyat: keluarga, rumah, dan kehidupan yang lama. Ia kemudian bertemu dnegan Esok, seorang pemuda cerdas dan penyayang yang menjadi sosok penting dalam proses pemulihannya. Namun, jalan hidup tidak selalu sederhana. Dalam kisah ini, Lail harus memutuskan antara masa lalu dan masa depan, antara ketenangan dan harapan baru.  Novel ini tidak hanya bercerita tentang cinta remaja, tetapi banyak mengangkat isu-isu besar seperti trauma psikologi akibat bencana, proses penyembuhan diri, dan pengorbanan dan cinta yang tidak harus dimiliki. Tere Liye dikenal dengan gaya menulis yang puitis, mengalis dan penuh filosofi. Sehingga tidak jarang juga,...

Review Buku: HELLO Karya Tere Liye

Gambar
  Judul: Hello Penulis: Tere Liye Penerbit: Sabak Grib Nusantara Terbit: 10 April 2023 Jumlah Halaman: 320 halaman ISBN: 978-623-88296-8-2 Mungkin beberapa orang akan bertanya, "Mengapa judulnya singkat sekali?", "Kenapa judunya hanya hello?", "Apa maksudnya judul ini?". Begitupun terjadi pada diriku, menanyakan hal yang serupa. Tetapi setalah membaca, akhirnya aku faham, apa makna dibalik kata Hello. Novel Hello ini adalah novel fiksi yang ditulis oleh Tere Liye. Siapa yang tidak kenal Tere Liye? penulis novel yang hampir sebagian besar karyanya berlatar belakang fiksi. Walaupun fiksi, tetapi beberapa karyanya ada yang hampir mirip dengan realita dan berisikan pengetahuan. Seperti Negeri Para Bedebah, Teruslah Bodoh Jangan Pintar dan Ceros dan Batozar.  Novel ini bercerita tentang Hesty dan Tigor, dua anak yang tumbuh di bawah atap yang sama namun berasal dari latar belakang sosial yang sangat berbeda. Meski berasal dari "dua dunia" yang berbeda...